Rabu, 01 Januari 2014
Ramadhan
Dalam
lantunan Asma-Mu dilukiskan limpahan rahmat pada stiap hembusan nafas kami.
Mengantar pada pintu-pintu
Al-jannah mu
Mengiringi setiap detik yang
berharga
Mengisyaratkan agar malam-nya tetap
terjaga
Siangnya jangan disia-siakan
Dalam lantunan Asma-Mu, di beritakan
Qiyamullail Mu suatu kemuliaan
Lafal do’a mu di ijabahkan
Sahur mu adalah keberkahan
Biarkan keikhlasan bersamaku pada
setiap detik nafasku.
Merasakan penderitaan mereka, para
fakir dan miskin
Menahan lapar dan haus
Ramadhan yang penuh berkah
Seringkali Tanya menyergap,adakah kita masih akan
bersua ?
Aku, aku terlalu takut jika kelak aku tak lagi jumpa
denganmu wahai Ramadhan
Bertafakkur ku di ujung sunset senja
Menunggu lantunan adzan magrib menggema dan hampir
tiba
Terasa dekat antara Sang Khalik dengan sang Ummat
Ramadhan yang mulia mengantarkan kami pada
kemenangan dihari yang fitri
Rest Area Marina Beach
Kabupaten
Bantaeng merupakan salah satu dari 23 kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi
Selatan. Kabupaten ini membentang dari arah barat ke timur dengan lokasi di
sepanjang pesisir pantai. Jarak dari kota Makassar sekitar 125 KM dan dapat di tempuh dengan menggunakan
kendaraan roda dua maupun roda empat. Perjalanan menuju kota ini memakan waktu
sekitar 2 atau 2,5 jam.
Bantaeng
sendiri, dari arah barat, berbatasan langsung dengan kabupaten Jeneponto. Dari
arah timur, berbatasan dengan Kabupaten Bulukumba. Dari arah utara, berbatasan
dengan Kabupaten Gowa, sedangkan dari selatan, berbatasan dengan Laut Flores.
Pesona
objek wisata Bantaeng seakan tidak pernah ada habisnya. Selain wisata budaya,
Bantaeng juga memiliki wisata alam yang menyajikan pemandangan yang begitu
indah. Tidak hanya itu, kabupaten yang bergelar Butta Toa ini juga memiliki
wisata Pantai yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. Salah satu diantaranya adalah Pantai Marina
Korong Batu yang terletak di sebelah timur kota Bantaeng, tepatnya di Desa Baruga kecamatan Pa'jukukang.
Kira-kira waktu yang di butuhkan untuk sampai di pantai ini sekitar 30 menit ,
dengan jarak tempuh sekitar 18 KM dari kota Butta Toa, melewati jalan poros
Bantaeng kearah kabupaten Bulukumba. Infrastuktur jalan yang sudah di perbaiki,
memudahkan perjalanan. Tidak sulit untuk mencapai daerah tersebut. Dengan
mengendarai sepeda motor atau mobil, bakalan dinikmati pemandangan laut nan
indah disepanjang perjalanan, ditambah lagi aktivitas para nelayan yang sibuk
membentangkan jalanya untuk menangkap sang ikan yang sebentar lagi akan
menggelepar lapar. Pantai ini terletak tidak jauh dari jalan raya.
Dengan keindahan pantainya,
pantai Marina layak untuk di kunjungi oleh para wisatawan domestic maupun
mancanegara. Dua tahun yang lalu, pantai yang seluas 25 hektar ini masih di
tumbuhi ilalang. Namun siapa yang menyangka, pantai ini dapat di sulap menjadi pantai yang memiliki
miracle dengan keindahan panoramanya dari sudut mana pun mata memandang bahkan
mampu membius para pengunjungnya.
Di tempat ini pula, anda
akan mendengarkan lantunan nyanyian ombak
Laut Flores disetiap hempasan yang tercipta secara perlahan dan lembut
bak jemari seorang perempuan Butta toa, menggulingkan pasir-pasir yang putih
dan menjadikannya warna tersendiri. Disebelah kirinya, anda akan menemukan
sungai yang ditumbuhi pohon Magrove dan pohon Nipa laksana barisan berjejer
dengan rapi. Di depan pantai ini, terdapat delta yang didiami oleh para
Nelayan-nelayan tangguh Korong Batu. Pasirnya yang putih dan indah bak di
payungi langit nan biru dan awan yang meneduhkan palung jiwa.
Namun
menurut cerita rakyat setempat lokasi ini dulunya adalah tempat bersantainya
orang-orang Belanda yang menjajah Nusantara. Dahulu, nama pantai ini adalah
Pantai Korong Batu. Akan tetapi, karena Bapak Bupati Bantaeng, HM Nurdin
Abdullah, terinspirasi dari sebuah pantai yang ada di Jakarta, beliau pun
mengubah nama pantai tersebut menjadi Pantai Marina. Sebelum direnovasi
dilokasi ini masih terdapat bangunan-bangunan bekas belanda dan ilalang yang
berdiri kokoh mengikuti lambaian tangan angin yang berhembus sepoi-sepoi. Namun
sekarang, semua telah berubah, bahkan 360 ͦ dari
sebelumnya. Semua orang akan berdecat kagum ketika melihat pantai yang berjuluk
Marina ini.
Sama halnya dengan para
pengunjung lain. Pertama kali saya menginjakkkan kaki di pantai ini, saya tidak
bisa mengeluarkan sepatah kata pun. Woooww, amazing. Sungguh anugerah sang
Khalik yang patut untuk di syukuri terutama masyarakat Bantaeng. Untuk dapat
menikmati keindahan pantai ini, pengunjung di bebankan biaya retribusi
sebesar Rp. 3000/orang untuk orang
dewasa dan untuk anak-anak Rp.2000/0rang. Anda juga tidak perlu khawatir dengan
keamanan kendaraan anda. Dengan uang Rp. 1000 dan Rp. 2000, motor dan mobil
anda dijamin aman. cukup murah bukan?
Meski baru empat minggu di
resmikan, akan tetapi pengunjungnya dari hari ke hari makin menjamur, bukan
hanya dari Bantaeng, tetapi ada juga dari Kabupaten lain. Mereka datang bersama
keluarga atau pun pasangan mereka untuk melepas rasa penat setelah sepekan
menguras tenaga dan fikiran.
Area disekitarnya di tata
sedemikian rupa. Sehingga, terbentuklah sebuah taman yang mengintari setiap sudut yang ada di
pantai ini yang bisa digunakan pengunjung untuk melepas rasa penat mereka
sambil menikmati teh poci atau es buah maupun jajanan lainnya yang disediakan
para pedangang kaki lima disekitarnya.
Bagi para
pengunjung yang menginginkan cendera mata, tidak perlu khawatir. Karena
disekitar pantai ini juga terdapat pasar Tradisional Modern yang akan menyuguhi
anda buah tangan makanan tradisional dan aneka pernak-pernik khas Kabupaten Bantaeng.
Pasirnya yang putih,
menjadi daya tarik tersendiri. Selain menikmati angin yang bertiup dari arah
laut Flores, desiran ombak di sekitarnya mampu menjernihkan relung hati yang
sebelumnya amat galau. Apalagi di pantai
ini telah dilengkapi permainan Banana boot. Cukup dengan uang Rp. 10.000 kita
sudah bisa menikmati wahana ini dan melihat keindahan pantai Marina dari arah
selatan. Menurut salah satu pengelola pantai ini, wahana banana boot baru di
sediakan pada 1 maret 2012. Rencananya, pemerintah daerah kabupaten Bantaeng
akan menambah wahana lain seiring dengan banyaknya pengunjung yang mulai
berdatangan.Pantai ini juga sudah di lengkapi berbagai pasilitas dan sarana
wisata seperti kamar ganti yang sudah dilengkapi dengan showers dan pemanas
air, sehingga tidak perlu khawatir akan
kedinginan. Selain kamar ganti ada juga fasilitas olah raga yaitu volley
pantai. Biasanya, lapangan volley ini akan ramai pada waktu sore hari. Selain
itu, fasilitas olahraga lainnya yang dalam waktu dekat akan segera dibangun
yaitu lapangan Tenis.
Pantai marina terus melakukan
pembenahan, dan tidak lama lagi akan dibangun cottage, villa, cafe atau resto,
kolam renang dan hotel, agar para wisatawan semakin betah dan selalu ingin
berkunjung kembali.
"Datang maki ke Butta Toa Bantaeng, karena
sudah banyak sekalimi perubahan, apalagi di Pantai Marina Korong Batu. Mantap
memang tong taaauuuwwa, yakinka selaluki mau kesini" ujar Alam salah seorang pengunjung yang saya temui
dilokasi wisata ini.
So, penasarankan dengan
Pantai Marina? tunggu apa lagi, ambil motor atau mobil kalian goes to kota yang bergelar Butta Toa ini.
Di jamin tidak bakalan menyesal dechhhhhhhhhh.
Langganan:
Postingan (Atom)
