#jquery-overlay { height: 500px; left: 0; position: absolute; top: 0; width: 100%; z-index: 90; } #jquery-lightbox { left: 0; line-height: 0; position: fixed; text-align: center; top: 7% !important; width: 100%; z-index: 100; } #jquery-lightbox a, #jquery-lightbox a:hover { border: none; } #jquery-lightbox a img { border: none; } #lightbox-container-image-box { background-color: #000; border-radius: 8px 8px 0 0; margin: 0 auto; max-height: 560px; max-width: 960px; position: relative; } #lightbox-container-image { padding: 10px; } img#lightbox-image { max-height: 540px; max-width: 940px; } #lightbox-loading { height: 25%; left: 0; line-height: 0; position: absolute; text-align: center; top: 40%; width: 100%; } #lightbox-nav { height: 100%; left: 0; position: absolute; top: 0; width: 100%; z-index: 10; } #lightbox-container-image-box > #lightbox-nav { left: 0; } #lightbox-nav a { outline: none; } #lightbox-nav-btnPrev, #lightbox-nav-btnNext { display: block; height: 98% !important; width: 49%; } #lightbox-nav-btnPrev { float: left; left: 10%; } #lightbox-nav-btnNext { float: right; right: 10%; } #lightbox-container-image-data-box { background-color: #000; border-radius: 0 0 8px 8px; font: 10px Verdana, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.4em; margin: 0 auto; max-width: 940px; overflow: auto; padding: 0 10px; } #lightbox-container-image-data { color: #fff; padding: 0 10px; } #lightbox-container-image-data #lightbox-image-details { float: left; text-align: left; width: 70%; } #lightbox-image-details-caption { font-weight: 700; } #lightbox-image-details-currentNumber { clear: left; display: inline-block; padding-bottom: 1em; } #lightbox-secNav-btnClose { float: right; padding-bottom: .7em; width: 66px; }

Senin, 25 November 2013

Kemarau


Musim kemarau mulai menyambar alam
Dedaunan hijau nan elok memasuki perangkapnya
Tak satu pun yang tersisa
Hanya ranting-ranting kering kerontang
terdengar merintih meminta belas kasih
            kemarau ……
            jangan hancurkan tubuhku
            aku juga bernilai bagai hembusan nafas manusia
kemarau…
katakan pada TUHAN dan langit –langit keindahan
kembalikan jiwaku,
agar manusia tak muak denganku
membenciku dengan amarah yang menghujam batin mereka
            kemarau …
            aku ingin seperti anak cucu adam
kembali bercengkrama dan tertawa lepas di tanah air ku tempatku jaya
kemarau
kau sungguh kejam
tidakkah engkau perhatikan sbuah ulaman air mata mengucur deras
dan…
tergores rapi di tubuhku
            tahukah kau ?
            sribu daun tlah gugur bersama kepunahan
            kemarau,kau membuatku patah arang
            kini aku tak lagi bernilai….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar