#jquery-overlay { height: 500px; left: 0; position: absolute; top: 0; width: 100%; z-index: 90; } #jquery-lightbox { left: 0; line-height: 0; position: fixed; text-align: center; top: 7% !important; width: 100%; z-index: 100; } #jquery-lightbox a, #jquery-lightbox a:hover { border: none; } #jquery-lightbox a img { border: none; } #lightbox-container-image-box { background-color: #000; border-radius: 8px 8px 0 0; margin: 0 auto; max-height: 560px; max-width: 960px; position: relative; } #lightbox-container-image { padding: 10px; } img#lightbox-image { max-height: 540px; max-width: 940px; } #lightbox-loading { height: 25%; left: 0; line-height: 0; position: absolute; text-align: center; top: 40%; width: 100%; } #lightbox-nav { height: 100%; left: 0; position: absolute; top: 0; width: 100%; z-index: 10; } #lightbox-container-image-box > #lightbox-nav { left: 0; } #lightbox-nav a { outline: none; } #lightbox-nav-btnPrev, #lightbox-nav-btnNext { display: block; height: 98% !important; width: 49%; } #lightbox-nav-btnPrev { float: left; left: 10%; } #lightbox-nav-btnNext { float: right; right: 10%; } #lightbox-container-image-data-box { background-color: #000; border-radius: 0 0 8px 8px; font: 10px Verdana, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.4em; margin: 0 auto; max-width: 940px; overflow: auto; padding: 0 10px; } #lightbox-container-image-data { color: #fff; padding: 0 10px; } #lightbox-container-image-data #lightbox-image-details { float: left; text-align: left; width: 70%; } #lightbox-image-details-caption { font-weight: 700; } #lightbox-image-details-currentNumber { clear: left; display: inline-block; padding-bottom: 1em; } #lightbox-secNav-btnClose { float: right; padding-bottom: .7em; width: 66px; }

Senin, 25 November 2013

Terumbu karang


aku berjalan diantara himpitan terjal yang menghimpit batinku
mencoba mencari setitik canda tawa yang terhempas entah kemana
aku,aku tersesat disbuah dunia yang tak pernah kuinginkan
dunia yang tlah mengubah diriku
menjadi sekeping luka yang tak pernah dibekukan oleh benang-benang fibrin
            aku…
            aku  bingung dalamribuan Tanya yang menjarah senyum mungilku
            kemanakah embun pagi yang slalu menyejukkan palung jiwaku ?
            kemanakah sang mentari yang slalu menemani hari-hari istimewaku?
            mengapa hanya mendung dan kabut pekat yang kutemukan
mengapung diantara gelombang kebimbanganku ?
ya Tuhan…
kehidupan apa ini ?
mengapa smuanya menjadi kosong?
kembalikan embun itu padaku
aku…
aku tak ingin  mendung itu menggantikannya didasar jiwaku
jangan lagi kau Tanya mengapa ?
karena embunlah yang mengajariku
tentang arti kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar